
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Serang, A. Baijuri, bersama Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Wajir Zulfan, melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU) di Miftahul Huda, Rabu (6/5).
Pelaksanaan ujian berlangsung mulai 4 hingga 7 Mei 2026. Monitoring dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor meninjau langsung ruang ujian serta berdialog dengan panitia dan tenaga pendidik terkait pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan ujian berlangsung kondusif dengan peserta didik mengikuti ujian secara tertib dan penuh kesungguhan. Kesiapan panitia serta dukungan para guru turut menjadi perhatian dalam monitoring tersebut guna memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan optimal.
A. Baijuri menyampaikan bahwa madrasah diniyah memiliki kontribusi penting dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik. Ia menilai ujian menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat capaian pembelajaran santri selama menempuh pendidikan diniyah.
“Pendidikan diniyah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memahami nilai-nilai keagamaan dan berakhlakul karimah. Karena itu, pelaksanaan pembelajaran hingga evaluasi harus terus dijaga kualitasnya,” ungkapnya.
Selain memantau jalannya ujian, monitoring juga menjadi bentuk dukungan dan pembinaan terhadap lembaga pendidikan keagamaan agar terus berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang baik bagi masyarakat.
Sementara itu, Wajir Zulfan menyampaikan bahwa monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan kegiatan akademik pada madrasah diniyah berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pelaksanaan Ujian MDTU dapat berjalan dengan baik serta mampu mencetak lulusan yang memiliki kemampuan keagamaan, akhlak yang baik, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

