Selamat Datang Di Website Kantor Kementerian Agama Kota Serang

IPARI Kota Serang Gelar Rapat Kerja, Perkuat Konsolidasi dan Kolaborasi untuk Program Keumatan Moderat

Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Serang menggelar pembukaan Rapat Kerja (Raker) pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Organisasi IPARI dengan Konsolidasi dan Kolaborasi untuk Terwujudnya Program Keumatan yang Berdampak dan Moderat dalam Beragama.”

Raker tersebut secara resmi dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha Ahmad Firdaus. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Bimas Islam Dedi Damhudi, Ketua Panitia Raker Asep Rukman, Ketua IPARI Kota Serang Wahyu Widiana, Ketua IPARI Pengurus Wilayah Provinsi Banten Mukhriji, serta seluruh penyuluh agama di Kota Serang.

Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Ahmad Firdaus menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang terarah dan selaras dengan kebijakan yang lebih luas. “Program kerja yang disusun harus benar-benar matching karena nantinya akan disinkronisasi. Jangan disusun secara asal-asalan, tetapi harus direncanakan dengan matang, sejalan dengan arah kebijakan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program yang dirumuskan harus bersifat inklusif dan memberikan manfaat luas. “Setiap program harus bisa melayani semua kalangan, tidak parsial, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh agama di tengah dinamika zaman. “Penyuluh harus terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas diri. Untuk mengantisipasi tantangan zaman, kita harus selalu up to date, memperbanyak literasi, serta membuka wawasan agar mampu memberikan bimbingan yang relevan dan solutif bagi masyarakat,” tambahnya.

Kasi Bimas Islam Dedi Damhudi dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa penyuluh agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam menjalankan fungsi bimbingan, penyuluhan, dan edukasi kepada masyarakat di bidang keagamaan. “Melalui peran tersebut, penyuluh hadir untuk memastikan masyarakat tidak hanya memahami ajaran agama dengan baik, tetapi juga mampu mengamalkannya secara benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja IPARI Kota Serang sebagai momentum strategis untuk memperkuat kekompakan organisasi. “Saya berharap raker ini berjalan lancar, melahirkan ide-ide segar, inovasi program, serta memperkuat soliditas antar penyuluh. Mari kita bersama-sama memberdayakan masyarakat di masing-masing bidang keagamaan dengan pendekatan yang moderat dan solutif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Raker Asep Rukman berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kebijakan dan program kerja yang konkret. “Semoga rapat kerja ini mampu melahirkan rumusan kebijakan yang bermanfaat, aplikatif, dan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.