
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Serang, A. Baijuri melakukan kunjungan ke MTsN 1 Kota Serang dalam rangka pembinaan guru dan tenaga kependidikan serta penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta bagi madrasah pada Rabu, (21/1).
Turut hadir dalam acara ini Kepala MTsN 1 Kota Serang, Umi Kulsum Umayah serta pengawas madrasah, Ahmad Syakim dan AH. Sahaludin. Dalam kegiatan ini, pengawas madrasah hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi teknis terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di kelas.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kota Serang menegaskan bahwa guru madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Ia menyampaikan tiga poin utama pembinaan, yakni kesadaran diri, kesadaran kolektif, dan kesadaran profesi, sebagai fondasi dalam menjalankan tugas kependidikan.
Menurutnya, kesadaran diri penting agar guru memahami tanggung jawab dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Kesadaran kolektif dibutuhkan untuk membangun kerja sama dan sinergi antar seluruh warga madrasah. Adapun kesadaran profesi merupakan bentuk komitmen guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga profesionalisme.
Sejalan dengan hal tersebut, pengawas madrasah dalam materinya menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta berfokus pada penanaman nilai lima cinta (Pancacinta), yaitu cinta kepada Tuhan, cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta kepada ilmu, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada tanah air.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam membentuk peserta didik agar tumbuh sebagai cendekiawan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter humanis, moderat, dan toleran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 1 Kota Serang dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.

